Pages

Thursday, January 22, 2015

Komunikasi Data


Sekarang komunikasi  bukanlah merupakan suatu hal yang mustahil dilakukan. Dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, komunikasi terus berkembang. Dulu komunikasi hanya dapat dilakukan secara lokal(berbicara), kemudian berkembang hingga komunikasi dapat dilakukan remote/jarak jauh (sandi , surat,  telegram, telepon). Setelah itu, perkembangan teknologi tidak berhenti begitu saja, sekarang kita bahkan dapat berkomunikasi dengan orang di belahan bumi lain dengan cepat memakai e-mail, SMS, media sosial. Lalu kita juga dapat berkomunikasi dengan saling melihat wajah lawan bicara dengan panggilan video.  Jadi komunikasi (antar-individu) dapat dilakukan secara lokal(komunikasi antar muka) dan remote(jarak jauh).

Komunikasi data berasal dari kata ‘telecommunication’ dan ’data’. Istilah ‘telecommunication’ berarti komunikasi jarak jauh (tele adalah bahasa Yunani untuk ‘jauh’). Lalu ‘data’ sendiri berarti informasi dalam bentuk apapun yang disepakati oleh kelompok yang membuat dan memakai data. Jadi Komunikasi Data adalah pertukaran data antara dua perangkat melalui beberapa bentuk media transmisi. Agar komunikasi dapat terjadi, perangkat komunikasi haruslah merupakan bagian dari sistem komunikasi yang terdiri dari kombinasi hardware(perangkat keras) dan software(perangkat lunak seperti program).

Keefektifan dari sistem komunikasi data sangat bergantung pada karakteristik dasar, yakni:
  1. Delivery: Sistem harus mengirim data tepat ke tujuan yang telah ditentukan. Data harus diterima tepat dan hanya oleh user/pengguna yang dituju.
  2. Accuracy: Keakuratan data yang dikirim sangatlah penting, karena data yang corrupt (tidak akurat) tidak berguna.
  3. Timeliness: Sistem harus dapat mengirim data tepat waktu, data yang terlambat tidak berguna (misal ada info film yang akan ditayangkan, tetapi info penayangan itu terlambat didapatkan, sehingga film yang seharusnya dapat ditonton, jadi tidak dapat ditonton, info tadi jadi tidak berguna).
  4. Jitter: Merujuk pada variasi waktu kedatangan paket.

5 Komponen yang harus dimiliki komunikasi data:


  1. Sender: Perangkat untuk mengirim data antara lain komputer, telepon dan lain-lain.
  2. Receiver: Perangkat untuk menerima data antara lain computer, telepon dan lain-lain.
  3. Message: Informasi yang dikomunikasikan dapat berupa gambar, video, suara, teks, dan angka.
  4. Media Transmisi: Jalur fisik yang dilalui message dari sender menuju receiver seperti kabel koaksial.
  5. Protocol: Sebuah susunan aturan yang mengatur komunikasi data. Ini direpresentasikan dengan perjanjian antar perangkat-perangkat yang komunikasi.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, sekarang informasi dapat berupa teks, gambar, angka, suara dan video. Aliran data / informasi antara 2 perangkat dapat berupa simplex, half-duplex, atau full-duplex.
Simplex
Komunikasi antara 2 perangkat dimana komunikasi hanya dapat terjadi satu arah, yakni dari perangkat yang berperan sebagai sender menuju perangkat sebagai receiver (Dari 2 perangkat komunikasi tersebut hanya satu yang bisa mengirim data dan yang lainnya hanya bisa menerima ).  Contoh: Keyboard dan Traditional Monitor(yang belum bisa touchscreen).
Half-Duplex
Komunikasi antara 2 perangkat dimana komunikasi dapat terjadi 2 arah, tetapi tidak pada waktu yang sama. Contoh: Walkie-talkies.
Full-Duplex
Komunikasi antara 2 perangkat dimana komunikasi dapat terjadi 2 arah pada waktu yang sama. Contoh: Jaringan telepon.
Mohon Tanggapan Positifnya.
Thanks For Your Attention.


Source: Forouzan, B. Data Communications and Networking 4th ed. New York, NY: McGraw-Hill,2007.
 

No comments:

Post a Comment